Monday, March 4, 2019

Atasi Batuk Berdahak Pada Anak Tanpa Ke Dokter

Faniujangherbal.blogspot.com - Umumnya penyebab batuk berdahak pada anak disebabkan oleh infeksi virus atau bakteri dan bisa sembuh sendiri dalam jangka waktu 2 minggu. Namun meski begitu, Bunda bisa memberi si kecil terapi non-obat untuk membantu meredakan batuknya.




Batuk dahak pada anak terjadi saat saluran pernapasan mengalami iritasi, sehingga menghasilkan dahak atau lendir. Jenis batuk ini tidak dianjurkan buru-buru dikendalikan dengan obat-obatan. Pasalnya batuk merupakan cara tubuh mengeluarkan dahak dari saluran pernapasan.

Pada anak batuk berdahak biasanya akan disertai dengan gejala lain seperti sakit di dada, sakit tenggorokan, demam, hidung tersumbat atau berair, juga kehilangan selera makan. Akibatnya si kecil pun menjadi lebih rewel

Langkah Alami Untuk Meringankan Batuk Berdahak Pada Anak


Dalam membantu meredakan batuk si kecil, Bunda dapat melakukan sejumlah perawatan sendiri di rumah, seperti berikut ini:

Mencukupi Kebutuhan Cairan


Berikan pada anak minum atau asupan cairan yang banyak. Banyak minum akan membantu mengencerkan dahak, serta mencegah dahak menumpuk dan menebal. Minum air hangat atau sup bahkan dapat membantu mengurangi rasa sakit di dada juga mengeluarkan dahaknya.

Madu


Berdasarkan dengan penelitian, diketahui madu bisa meredakan batuk dan membantu si kecil tidur dengan nyenyak. Bunda dapat mencampurkan madu ke dalam teh hangat. Akan tetapi, jangan berikan madu pada bayi di bawah usia 12 bulan karena dapat menyebabkan botulisme.

Hindari Polusi Udara


Jauhkanlah si kecil dari paparan asap, terutama dari asap rokok.

Mengeluarkan lendir


Batuk berdahak akan menyebabkan si kecil kesulitan tidur, kesulitan bernafas, dan batuk-batuk di malam hari. Bunda dapat mempertimbangkan menggunakan air garam untuk membantu mengeluarkan lendir dari hidungnya, agar si kecil dapat lebih mudah bernapas.

Menopang Kepala Ketika Tidur


Agar si kecil lebih merasa nyaman ketika tidur, atur ketinggian bantalnya sedikit  lebih tinggi.


Penggunaan batuk berdahak seperti ekspektoran, mungkin dapat membantu mengurangi dahak. Namun obat bebas tanpa resep dokter tidak disarankan di berikan untuk anak-anak di bawah usia 6 tahun. Sebaiknya pemberian obat pada anak terlebih dahulu konsultasikan ke dokter.

Batuk merupakan gejala yang sangat umum pada anak-anak, akan tetapi Bunda diharuskan tetap waspada, sebab batuk berdahak pada anak bisa juga disebabkan oleh penyakit yang lebih berat. Misalnya karena penyakit pnemonia atau radang paru-paru, sinusitis, tuberkolosis, bronkitis, sama, dan batuk rejan. Tidak hanya itu, batuk pada anak juga dapat disebabkan oleh penyumbatan akibat benda yang masuk ke saluran pernapasan, seperti makanan atau minuman , dan bisa juga karena paparan dari asap rokok atau paparan dari bahan kimia lainnya di udara.

Dengan begitu, bawa anak Anda untuk berkonsultasi ke dokter apabila batuk berdahak pada anak tidak kunjung sembuh selama lebih dari 2 minggu atau jika batuk disertai dengan demam yang tinggi, sesak nafas, bibir dan wajah membiru, dahak berwarna coklat atau kuning, batuk yang disertai dengan darah, serta berat badan anak menurun.

Sekian pembahasan mengenai cara mengatasi batuk berdahak pada anak tanpa ke dokter. Semoga apa yang telah kami sampaikan dapat bermanfaat bagi kesehatan si kecil.

No comments:

Post a Comment