Thursday, September 20, 2018

Tips Menyiasati Insomnia

Sulit tidur atau yang lebih dikenal dengan insomnia, umumnya menyerang banyak orang saat beristirahat malam hari. Seseorang yang kesulitan tidur biasanya akan sulit memejamkan mata hingga pagi hari, sering terbangun ketika tidur, atau tidak dapat tidur dengan pulas.

Insomnia merupakan kondisi ketika seseorang terus-menerus kesulitan atau tidak bisa tidur sesuai waktu yang ideal, meski dia mempunyai kesempatan dan waktu yang cukup untuk istirahat. Langkah awal dalam mengatasi insomnia ialah dengan mencari tahu alasan hal tersebut terjadi.


Memahami Penyebab Serta Cara Mengatasinya


Terdapat beberapa penyebab insomnia, diantaranya masalah psikologis, cemas, dan stres. Selain itu insomnia juga dapat disebabkan oleh kondisi medis seperti asma, nyeri pada sendi, depresi, atau mengkonsumsi obat-obtan tertentu.

Berikut ini adalah tips yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi insomnia, yaitu:

  • Relaksasi

Sebelum tidur, ada baiknya kendurkan otot-otot yang tegang. Anda bisa mencoba gerakan yoga atau relaksasi otot seperti pilates yang dapat memberikan rasa nyaman juga ketenangan, sehingga bisa mempermudah tidur Anda.

Ketika tidak bisa tidur atau sulit untuk tidur, dari pada hanya membolak-balikan badan yanng justru akan semakin membuat Anda stres, cobalah bangun untuk melakukan apa saja yang bisa membuat Anda rileks. Kenali dan lakukan ritual sebelum tidur yang membuat Anda lebih tenang seperti membaca buku, mandi dengan air hangat, serta mendengarkan musik berirama ringan. Teknik ini sangat cocok diterapkan pada insomnia yang disebabkan kecemasan, stres, dan depresi.

  • Berpikir positif

Teruslah berusaha untuk berfikir positif karena dapat membuat Anda lebih mampu menangani masalah yang terkadang menjadi penyebab insomnia. Berfikir positif pun termasuk pada bagian dari terapi perilaku kognitif dalam psikoterapi. Pemikiran positif bisa membantu Anda menemukan jalan keluar dari sulit tidur.

  • Pilihlah jenis makanan dan minuman dengan cermat

Hindari mengkonsumsi minuman alkohol, teh, kopi, serta minuman ringan yang biasanya mengandung kafein di sore hari. Sebab semua minuman ini memiliki risiko membuat Anda terjaga pada malam harinya. Minuman hangat atau susu bisa menjadi pilihan yang menenangkan.

Sebaiknya Anda juga menghindari merokok saat menjelang tidur, karena kandungan nikotinnya bisa membuat Anda sulit untuk tidur. Selain itu, ada baiknya Anda tidak mengkonsumsi makanan yang mengandung karbonhidrat kompleks menjelang tidur. Kelompok makanan ini akan membebani sistem pencernaan sehingga akan membuat tubuh Anda menjadi sulit untuk beristirahat.

  • Mengantisipasi perubahan jam bepergian dan kerja

Bepergian ke belahan dunia lain dengan perbedaan waktu yang jauh berbeda membuat tubuh membutuhkan waktu yang panjang untuk menyesuaikan waktu tidur. Adapun perubahan jam kerja seperti keharusan bekerja di malam hari juga dapat meningkatkan risiko menyebabkan insomnia.

Atur ulang jadwal kegiatan Anda. Sebaiknya tidur dan bangun di jam yang sama setiap hari. Hindarilah tidur siang karena justru akan berpeluang membuat Anda susah tidur di malam hari. Anggapan bahwa Anda dapat menebus jam tidur yang hilang dengan tidur lebih panjang di akhir pekan juga adalah hal yang keliru. Ini justru akan semakin mengacaukan jam biologis Anda.

  • Menciptakan kamar tidur yang nyaman

Pastikan kamar tidur hanya digunakan untuk tidur. Tempatkan meja belajar, komputer, dan televisi di luar kamar. Atur suhu kamar dengan yang membuat Anda nyaman. 1 jam sebelum Anda tidur mulailah mengurangi cahaya di dalam kamar.

Hindari menempatkan jam disisi tempat tidur. Bolak balik melihat jam dan menyadari berapa jam Anda mencoba untuk tidur akan menambah rasa frustasi.

Bagi Anda yang tengah mengalami sakit punggung atau sedang hamil dapat tidur dengan posisi menyamping sambil menempatkan bantal diantara kedua kaki  atau dibawah lutut. Pilihlah bantal yang tidak terlalu tinggi, agar tidak menyebabkan leher kaku ketika bangun tidur.

  • Mengubah gaya hidup

Perubahan gaya hidup juga bisa dilakukan dengan pola makan yang lebih sehat yang teratur. Menjalankan olahrahga setidaknya 2-3 kali seminggu juga dapat menjadi salah satu langkah baik untuk meningkatkan kualitas tidur. Pastikan untuk bergerak aktif setiap hari serta hindarilah kebiasaan-kebiasaan buruk seperti merokok.

  • Konsumsi obat tidur hanya bila diperlukan

Obat-obatan dalam mengatasi sulit tidur (insomnia) ini sebaiknya digunakan sesekali. Penting untuk Anda ketahui bahwa obat tidur merupakan solusi sementara saja karena tidak menyelesaikan akar penyebab dari insomnia. Dan penggunaan obat tidur dalam jangka panjang akan membuat tubuh menjadi kecanduan serta bisa menyebabkan berbagai efek samping yang kurang baik bagi kesehatan.

Lakukan tips-tips di atas untuk mengembalikan tidur lelap Anda di malam hari. Selamat tidur nyenyak dan terima kasih telah menyimak.

No comments:

Post a Comment