Friday, February 8, 2019

Pencegahan Infeksi Saluran Kencing pada Wanita

Pencegahan dan Penanganan Infeksi Saluran Kencing - faniujangherbal.blogspot.com - Menurut studi, wanita berisiko 30x lipat lebih tinggi terkena infeksi saluran kencing dibanding pria. Hal ini dikarenakan oleh uretra wanita lebih pendek dan jarak anus-uretra lebih dekat.


Infeksi saluran kencing atau kemih adalah infeksi yang terjadi pada saluran kemih, yang terdiri dari ginjal, ureter, kandung kemih, dan uretra. Saluran kemih ini merupakan tempat dimana urine dibuat, disimpan, dan dibuang dari dalam tubuh.

Dengan uretra (saluran yang membawa urine dari kandung kemih ke luar tubuh) pada wanita lebih pendek. Hal ini menyebabkan bakteri dari bagian luar uretra dapat lebih mudah masuk dan naik hingga ke kandung kemih.

Tidak hanya itu, bakteri yang berasal dari usus besar pun mudah mencapai lubang uretra (lubang kencing) wanita, karena letaknya yang berdekatan dengan anus.

Faktor Risiko & Gejala Infeksi Saluran Kencing pada Wanita


Selain bentuk anatomi tubuh wanita, sejumlah hal berikut ini bisa meningkatkan risiko terjadinya infeksi saluran kencing pada wanita.
  • Aktif secara seksual (kuman dalam vagina bisa berpindah ke uretra).
  • Penggunaan alat kontrasepsi diagframa, spermisida, atau kondom wanita.
  • Menurunnya kadar hormon esterogen dan adanya perubahan pada vagina setelah menopause.
  • Menunda-nunda buang air kecil.
  • Mempunyai riwayat infeksi saluran kemih sebelumnya.
  • Sistem kekebalan tubuh yang lemah, misalnya karena diabetes, infeksi HIV, dan kemoterapi.
  • Melahirkan banyak anak.
  • Obesitas (berat badan berlebih)
  • Adanya kelainan pada saluran kemih. Misalnya karena batu ginjal, kelainan saraf pada kandung kemih, hingga adanya refluks (aliran balik) kandung kemih.Serta pemasangan kateter.

Apabila mengalami sejumlah tanda dan gejala berikut ini, kemungkinan besar Anda sedang menderita infeksi saluran kencing. Antara lain:
  • Sering ingin buang air kecil, tapi urine yang keluar tidak banyak
  • Terbangun di malam hari untuk buang air kecil
  • Terdapat rasa sakit, menyengat, atau perih saat buang air kecil
  • Urine berbau tidak sedap
  • Urine berwarna gelap, kemerahan, atau keruh
  • Perut di bagian bawah terasa berat atau nyeri
  • Mengalami nyeri di punggung bagian bawah/samping
  • Merasa kelelahan, demam, dan menggigil

Langkah Mencegah Saluran Infeksi Kencing


Terdapat beberapa langkah-langkah sederhana yang bisa mencegah infeksi saluran kencing pada wanita, yaitu:
  • Jangan menahan buang air kecil. Dengan menahan buang air kecil selama 3 jam atau lebih, bisa memperbesar risiko bakteri berkembang di saluran kencing.
  • Minum banyak air putih. mencukupi kebutuhan air dapat membantu meningkatkan produksi urine, sehingga bakteri di dalam saluran kencing bisa lebih banyak terbuang ke luar tubuh.
  • Selalu buang air kecil sebelum dan setelah berhubungan badan, untuk menghilangkan bakteri yang mungkin telah memasuki uretra.
  • Basuh vagina dari depan ke belakang (dari arah vagina ke anus, bukan sebaliknya), sesudah buang air kecil maupun buang air.
  • Bersihkan bibir luar vagina dan anus setiap hari.
  • Menjaga daerah kemaluan agar tetap kering dengan mengenakan pakaian dari bahan katun.
  • Hindarilah celana jeans ketat atau busana berbahan nilon, karena dapat membuat kulit menjadi lembap dan menimbulkan bakteri.
  • Hindari penggunaan pembersih organ intim yang penggunaannya dimasukkan ke dalam vagina karena bisa menyebabkan iritasi. Cukup gunakan di area vulva.
  • Pertimbangkan untuk tidak memilih diafragma krim spermisida, atau kondom yang tidak berpelumas sebagai alat kontrasepsi, karena bahan-bahan tersebut dapat memicu pertumbuhan bakteri. Ada baiknya Anda berkonsultasi dengan dokter untuk menentukan alat kontrasepsi lain yang cocok dengan Anda.

Pada penderita infeksi saluran kencing/kemih yang sering kambuh atau menimbulkan demam, lemas, nyeri pada punggung atau pinggang, dan terdapat darah pada urine, merupakan kondisi yang harus segera dperiksakan ke dokter. Apabila tidak tertangani dengan benar, maka infeksi  saluran kencing pada wanita dapat menyebar hingga ke ginjal dan menyebabkan komplikasi berupa infeksi ginjal (pielonefritis), gagal ginjal, hingga sepsis.

Demikianlah pembahasan mengenai pencegahan infeksi saluran kencing pada wanita yang bisa Anda lakukan. Untuk itu, yuk... mulai dari sekarang, jangan lalai menjaga kebersihan dan kesehatan organ intim Anda. Semoga informasi ini dapat bermanfaat.

No comments:

Post a Comment