Saturday, February 9, 2019

Cara Mencegah dan Menangani Batu Ginjal

Kesehatan Ginjal - faniujangherbal.blogspot.com - Batu ginjal merupakan endapan mineral menyerupai batu yang terbentuk di dalam ginjal, dan bisa mengalir melalui saluran kemih. Adapun dengan mengenal cara mengobati batu ginjal dapat membantu Anda menghindari komplikasi yang berbahaya.

Ketahui Cara Mencegah dan Penanganan Batu Ginjal yang Tepat



Umumnya batu ginjal baru irasakan saat batu ginjal bergerak atau menyumbat saluran dalam ginjal atau saat batu tersebut mengalir terbawa urine dari ginjal ke sauran kemih.

Kemungkinan gejala yang timbul berupa nyeri pinggang atau punggung bawah, nyeri saat buang air kecil, nyeri di sekitar pangkal paha, urine yang berwarna merah, cokelat, atau merah muda, serta mual dan muntah.

Beragam Cara Mengobati Batu Ginjal


Penyakit batu ginjal dapat diobati dengan sejumlah cara, bergantung pada ukuran dan juga penyebabnya. Dalam mengatasi batu ginjal yang berukuran kecil, Anda bisa mengonsumsi air putih sebanyak 2-3 liter atau 8-10 gelas per harinya. Cara ini dapat membantu membilas endapan batu ginjal berukuran kecil dari ginjal dan saluran kemih Anda.

Selain dengan mengonsumsi air putih, batu ginjal juga dapat ditangani dengan cara di bawah ini:

  • Mengonsumsi obat pereda rasa sakit

Saat batu ginjal bergerak dari ginjal ke saluran kemih, Anda mungkin akan merasakan sakit di saluran kemih. Pada keadaan ini, Anda dapat mengonsumsi paracetamol atau pereda nyeri lainnya sesuai anjuran dokter, untuk meredakan rasa sakit/nyeri yang di alami.

  • Menjalani pengobatan medis

Untuk membantu mengatasi batu ginjal, biasanya dokter akan memberikan obat-obatan golongan alpha blocker. Pengobatan ini memiliki fungsi untuk melemaskan  otot saluran kemih, sehingga dapat memudahkan batu ginjal untuk keluar dari dalam tubuh tanpa rasa sakit.

  • Mengonsumsi obat herbal

Sebagai pengobatan alternatif, Anda juga dapat mengonsumsi obat herbal. Seperti mengonsumsi obat herbal yang mengandung daun kejibeling dan daun tempuyung atau obat herbal yang terbuat dari ekstrak teripang emas. Hal ini karena kandungan dari obat herbal tersebut terdapat senyawa bioaktif flavonoid dan diyakini mempunya khasiat untuk mengatasi batu ginjal.

Cara Mencegah Batu Ginjal Sebelum Terlambat


Sebelum terjadi pembentukan batu ginjal di dalam tubuh, ada baiknya Anda memulai menerapkan pola makan dan gaya hidup yang sehat.

Berikut ini merupakan cara yang dapat dilakukan untuk mencegah batu ginjal, di antaranya:

  • Mencukupi minum air putih

Hal ini bisa membantu membilas endapan batu ginjal berukuran kecil dari ginjal dan saluran kemih.

  • Rutin berolahraga

Aktivitas olahraga bisa membuat otot-otot untuk bergerak secara berulang serta dapat membuat Anda berkeringat. sehingga sangat baik untuk kesehatan ginjal.

  • Perbanyak makanan berkalsium tinggi

Sejumlah  makanan yang tinggi kalsium, antara lain sayuran hijau seperti bayam, brokoli, atau bok choy, juga ikan sarden dan ikan salmon.

  • Kurangi konsumsi garam

Kandungan garam di dalam urine yang terlalu banyak bisa menghambat penyerapan kalsium dan meningkatkan risiko terbentuknya batu ginjal.

  • Hindari suplemen vitamin C

Kebiasaan mengonsumsi suplemen vitamin C bisa menyebabkan risiko batu ginjal meningkat. Lebih baik pilih makanan yang mengandung vitamin C secara alami.

  • Batasi konsumsi protein hewani

Hindari makanan yang berprotein hewani seperti daging unggas, babi, dan beberapa jenis ikan bersifat asam. Apabila kandungan asam pada urine meningkat, risiko terbentuknya batu ginjal pun meningkat.

Organ ginjal mempunyai tugas yang sangat penting bagi tubuh, maka menjaga kesehatan ginjal tidak boleh diabaikan.

Demikianlah informasi yang bisa disampaikan mengenai cara mencegah dan penanganan batu ginjal. Semoga penjelasan di atas bisa bermanfaat bagi kesehatan ginjal Anda.

Friday, February 8, 2019

Jenis Penyakit Berbahaya pada Perokok

Info kesehatan - faniujangherbal.blogspot.com - Apabila saat ini Anda masih merokok, ada baiknya pertimbangkan agar segera berhenti. Telah banyak sekali peringatan mengenai penyakit pada perorok yang tersebar luas di media. Adapun risiko paling umum ialah bisa merusak jaringan paru dan saluran pernapasan.

Penyakit pada Perokok yang Berbahaya Bagi Kesehatan



Kebanyakan perokok berkelit dengan mengatakan tubuhnya sehat-sehat saja. Hal ini menyebabkan mereka tidak termotivasi menghentikan kebiasaan tersebut. Faktanya, ada banyak jenis penyakit pada perokok yang tidak ringan, akibat merokok selama bertahun-tahun.

Beragam Penyakit pada Perokok yang Patut Diwaspadai


Sangat perlu Anda ketahui bahwa rokok mengandung lebih dari 7.000 bahan kimia yang bisa masuk ke paru-paru. Dari ribuan bahan tersebut, 250 diantaranya termasuk ke dalam kelompok bahan-bahan berbahaya, terdapat 69 diantaranya dapat menjadi pemicu kanker seperti benzene, arsenik, nikel, vinil klorida, kadmium, dan kromium.

Rokok juga mempunyai kandungan nikotin yang tidak sedikit. Kandungan nikotin terhadap perokok berisiko meningkatkan tekanan darah, mengurangi kadar oksigen ke jantung, meningkatkan detak jantung, dapat merusak bagian dalam pembuluh darah, termasuk yang berada di dalam jantung.

bahkan tidak hanya itu, masih terdapat berbagai penyakit pada perokok yang juga sangat berbahaya. Di antaranya:

Kanker Paru


Merokok merupakan salah satu penyebab utama terjadinya penyakit kanker paru yang sebagian besar sangat berujung pada kematian. Jika Anda semakin banayak merokok, maka semakin besar pula risikonya. Untuk itu, kerusakan di jaringan paru-paru akan melambat dan kemudian berhenti seiring Anda berhenti merokok.

Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK)


Emfisema, bronkitis kronis atau kombinasi keduanya termasuk pada penyakit PPOK / chronic obstructive pulmonary disease (COPD). Adapun pada emfisema, dinding yang membatasi kantong udara (alveolar septa) menjadi rusak mengakibatkan kantung udara (alveoli) menjadi lebih besar dan jumlahnya berkurang. Hal ini akan mengganggu pertukaran oksigen dan karbondioksida. Dan pada perokok yang telah menderita emfisema, seluruh bagian dada bisa membesar.

Sindrom gangguan pernapasan akut


Penyakit yang lebih dikenal dengan nama acute respitory distress syndrome (ARDS) ialah keadaan yang menyebabkan cairan bocor ke paru-paru sehingga menghalangi oksigen masuk ke organ-organ tubuh Anda. Penyakit ini tergolong berat sebab bisa mengancam jiwa. Adapun perokok aktif dapat berisiko mengalami sindrom gangguan pernapasan akut.

Penyakit pneumonia


Penyakit ini merupakan penyakit infeksi pada paru yang menyebabkan peradangan pada kantung udara di paru-paru. Orang yang sudah lama merokok aktkif sangat berisiko mengalami pnemonia dan masalah paru-paru lainnya di masa mendatang.

Penyakit jantung koroner


Pada penderita penyakit jantung koroner, sebagian besar adalah para perokok aktif. Penyakit ini merupakan istilah yang menggambarkan apa yang terjadi saat suplai darah jantung Anda tersumbat atau terganggu oleh penumpukan substansi lemak di arteri koroner. Dengan seiringnya waktu, dinding-dinding arteri Anda bisa menjadi penuh dengan tumpukan lemak.

Sebenarnya masih banyak penyakit pada perokok aktif yang akan terjadi yang bisa mempengaruhi kesehatan tulang, gigi, infertilitas, serta juga berisiko penyakit rematik dan diabetes tipe 2. Pada ibu hamil yang merokok, terdapat berbagai risiko yang terjadi yaitu berat badan lahir rendah, kelahiran prematur, sindrom kematian bayi mendadak  (sudden infant death syndrome/SIDS) bahkan keguguran.

Di tingkat keparahan tertentu, penyakit pada perokok diatas umumnya akan berujung kepada kematian. Karena itu, sangat disarankan untuk Anda agar segera berhenti merokok untuk mencegah penyakit pada perokok yang bisa membahayakan kesehatan Anda.

Sekian pembahasan mengenai jenis penyakit berbahaya pada perokok. Semoga apa yang telah kami sampaikan bisa bermanfaat bagi Anda.

Pencegahan Infeksi Saluran Kencing pada Wanita

Pencegahan dan Penanganan Infeksi Saluran Kencing - faniujangherbal.blogspot.com - Menurut studi, wanita berisiko 30x lipat lebih tinggi terkena infeksi saluran kencing dibanding pria. Hal ini dikarenakan oleh uretra wanita lebih pendek dan jarak anus-uretra lebih dekat.


Infeksi saluran kencing atau kemih adalah infeksi yang terjadi pada saluran kemih, yang terdiri dari ginjal, ureter, kandung kemih, dan uretra. Saluran kemih ini merupakan tempat dimana urine dibuat, disimpan, dan dibuang dari dalam tubuh.

Dengan uretra (saluran yang membawa urine dari kandung kemih ke luar tubuh) pada wanita lebih pendek. Hal ini menyebabkan bakteri dari bagian luar uretra dapat lebih mudah masuk dan naik hingga ke kandung kemih.

Tidak hanya itu, bakteri yang berasal dari usus besar pun mudah mencapai lubang uretra (lubang kencing) wanita, karena letaknya yang berdekatan dengan anus.

Faktor Risiko & Gejala Infeksi Saluran Kencing pada Wanita


Selain bentuk anatomi tubuh wanita, sejumlah hal berikut ini bisa meningkatkan risiko terjadinya infeksi saluran kencing pada wanita.
  • Aktif secara seksual (kuman dalam vagina bisa berpindah ke uretra).
  • Penggunaan alat kontrasepsi diagframa, spermisida, atau kondom wanita.
  • Menurunnya kadar hormon esterogen dan adanya perubahan pada vagina setelah menopause.
  • Menunda-nunda buang air kecil.
  • Mempunyai riwayat infeksi saluran kemih sebelumnya.
  • Sistem kekebalan tubuh yang lemah, misalnya karena diabetes, infeksi HIV, dan kemoterapi.
  • Melahirkan banyak anak.
  • Obesitas (berat badan berlebih)
  • Adanya kelainan pada saluran kemih. Misalnya karena batu ginjal, kelainan saraf pada kandung kemih, hingga adanya refluks (aliran balik) kandung kemih.Serta pemasangan kateter.

Apabila mengalami sejumlah tanda dan gejala berikut ini, kemungkinan besar Anda sedang menderita infeksi saluran kencing. Antara lain:
  • Sering ingin buang air kecil, tapi urine yang keluar tidak banyak
  • Terbangun di malam hari untuk buang air kecil
  • Terdapat rasa sakit, menyengat, atau perih saat buang air kecil
  • Urine berbau tidak sedap
  • Urine berwarna gelap, kemerahan, atau keruh
  • Perut di bagian bawah terasa berat atau nyeri
  • Mengalami nyeri di punggung bagian bawah/samping
  • Merasa kelelahan, demam, dan menggigil

Langkah Mencegah Saluran Infeksi Kencing


Terdapat beberapa langkah-langkah sederhana yang bisa mencegah infeksi saluran kencing pada wanita, yaitu:
  • Jangan menahan buang air kecil. Dengan menahan buang air kecil selama 3 jam atau lebih, bisa memperbesar risiko bakteri berkembang di saluran kencing.
  • Minum banyak air putih. mencukupi kebutuhan air dapat membantu meningkatkan produksi urine, sehingga bakteri di dalam saluran kencing bisa lebih banyak terbuang ke luar tubuh.
  • Selalu buang air kecil sebelum dan setelah berhubungan badan, untuk menghilangkan bakteri yang mungkin telah memasuki uretra.
  • Basuh vagina dari depan ke belakang (dari arah vagina ke anus, bukan sebaliknya), sesudah buang air kecil maupun buang air.
  • Bersihkan bibir luar vagina dan anus setiap hari.
  • Menjaga daerah kemaluan agar tetap kering dengan mengenakan pakaian dari bahan katun.
  • Hindarilah celana jeans ketat atau busana berbahan nilon, karena dapat membuat kulit menjadi lembap dan menimbulkan bakteri.
  • Hindari penggunaan pembersih organ intim yang penggunaannya dimasukkan ke dalam vagina karena bisa menyebabkan iritasi. Cukup gunakan di area vulva.
  • Pertimbangkan untuk tidak memilih diafragma krim spermisida, atau kondom yang tidak berpelumas sebagai alat kontrasepsi, karena bahan-bahan tersebut dapat memicu pertumbuhan bakteri. Ada baiknya Anda berkonsultasi dengan dokter untuk menentukan alat kontrasepsi lain yang cocok dengan Anda.

Pada penderita infeksi saluran kencing/kemih yang sering kambuh atau menimbulkan demam, lemas, nyeri pada punggung atau pinggang, dan terdapat darah pada urine, merupakan kondisi yang harus segera dperiksakan ke dokter. Apabila tidak tertangani dengan benar, maka infeksi  saluran kencing pada wanita dapat menyebar hingga ke ginjal dan menyebabkan komplikasi berupa infeksi ginjal (pielonefritis), gagal ginjal, hingga sepsis.

Demikianlah pembahasan mengenai pencegahan infeksi saluran kencing pada wanita yang bisa Anda lakukan. Untuk itu, yuk... mulai dari sekarang, jangan lalai menjaga kebersihan dan kesehatan organ intim Anda. Semoga informasi ini dapat bermanfaat.

Thursday, February 7, 2019

Dampak Gizi Buruk Terhadap Kesehatan

Bahaya Gizi Buruk - faniujangherbal.blogspot.com - Kebutuhan nutrisi tubuh manusia seperti kalori, protein dan beragam gizi lainnya memang harus terpenuhi agar tubuh dapat berfungsi dengan baik. Adapun jika tidak terpenuhi, kemungkinan akan terjadi gizi buruk yang bisa menyebabkan gangguan kesehatan.

Dampak Gizi Buruk Terhadap Kesehatan dan Daya Tahan Tubuh



Permasalahan gizi buruk memang terjadi diberbagai belahan dunia, terutama di negara-negara berkembang.

Dampak Gizi Buruk yang Mungkin Terjadi


Pada umumnya, gizi buruk termasuk salah satu masalahkesehatan utama di dunia yang bisa menyebabkan kematian, khususnya pada anak-anak.

Penderita gizi buruk sangat berisiko mengalami efek fisiologis dengan jangka panjang, seperti:
  • Hipertensi
  • Risiko diabetes
  • Disiplidemia
  • Resistensi insulin
  • Penumpukan lemak di bagian perut

Mengenali Gejala Gizi Buruk


Tanpa nutrisi yang memadai pada tubuh, maka otot dan tulang akan rapuh, serta kemungkinan mengalami gangguan dalam berpikir.

Adapun gejala dari gizi buruk biasanya bisa dikenali dengan fisik yangsemakin lemah, muncul gangguan perkembangan fisik dan mental, serta yang paling umum adalah berkurangnya daya tahan tubuh sehingga akan rentan terkena penyakit.

Berikut ini sejumlah gejala-gejala lain dari gizi buruk, antara lain:
  • Tampak lesu
  • Nafsu makan berkurang
  • Napas lebih lambat
  • Kulit kering
  • Rambut rontok
  • Mengalami diare
  • Suhu tubuh rendah
  • Mati rasa pada tangan dan kaki

Perlu Anda ketahui juga terdapat 2 jenis gizi buruk yang paling umum terjadi, berikut beserta tanda-tandanya yaitu:

Kwashiorkor


Ini merupakan bentuk malnutrisi yang disebabkan kekurangan protein di dalam makanan. Keadaan ini sering sekali dialami oleh anak-anak. Sejumlah gejalanya antara lain ialah edema atau bengkak karena retensi cairan, perut tampak menonjol, dan ketidakmampuan untuk tumbuh atau menambah berat badan.

Marasmus


Yakni bentuk malnutrisi yang disebabkan kekurangan protein, karbohidrat, kalori, dan nutrisi lainnya. Gejala yang bisa dikenali adalah berupa penurunan berat badan, perut menyusut, mengalami diare kronis, dan dehidrasi.

Cara Mengatasi dan Mencegah Gizi Buruk


Pada garis besar, setiap negara bertanggung jawab dalam memenuhi kecukupan gizi penduduknya, khususnya balita dan anak-anak. Adapun di Indonesia, upaya perbaikan gizi untuk perseorangan maupun masyarakat dilakukan melalui sejumlah program, di antaranya:
  • Perbaikan pola konsumsi makanan
  • Perbaikan perilaku sadar gizi
  • Dan peningkatan akses dan mutu pelayanan

Penderita gizi buruk, tentu akan membutuhkan penanganan dan perawatan dalam waktu yang tidak sebentar. Biasanya dokter akan menganjurkan pemberian asupan kalori melalui makanan kecil atau dapat juga dengan menambahkan suplemen protein cair apabila mempunyai masalah dalam mencerna makanan.

Terdapat cara untuk mencegah terjadi gizi buruk yaitu dengan mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang. Mulai dari konsumsi buah dan sayuran, nasi atau roti dan kentang serta sumber karbohidgrat lainnya. Setelah itu, lengkapi konsumsi sumber protein dengan teratur berupa konsumsi ikan, dagng, telur, kacang-kacangan, dan susu serta produk olahan susu.

Kondisi gizi buruk ini janganlah di anggap remeh, terutama pada anak-anak. Sebab gizi buruk akan berdampak pada tumbuh kembang anak hingga masa dewasa nantinya.

Sekian informasi mengenai dampak gizi buruk terhadap kesehatan. Semoga penjelasan diatas dapat bermanfaat untuk kesehatan Anda dan keluarga.

Langkah Menjaga Persendian

Informasi Sehat Sendi - faniujangherbal.blogspot.com - Memiliki persendian yang sehat akan membuat tubuh dapat menekuk, berputar, dan melakukan kegiatan lainnya. Umumnya menjaga persendian agar tetap sehat bisa dilakukan dengan membiasakan postur tubuh yang baik, melengkapi kebutuhan nutrisi, serta dapat bergerak aktif. Adapun selengkapnya, bisa Anda simak berikut ini.

Menjaga Persendian Tetap Sehat Agar Dapat Selalu Bebas Bergerak




Persendian adalah area di antara dua tulang. Bagian tubuh ini berada di beberapa tempat. Seperti di siku, jari tangan, pergelangan tangan, bahu, tulang belakang, panggul, rahang, pangkal paha, kaki, lutut, dan juga antara tulang dada dan tulang selangka.

Umumnya persendian ini terdiri dari jaringan ikat dan tulang rawan, beserta cairan sinoval yang berfungsi sebagai lubrikasi. Persendian mempunyai fungsi yang penting dalam tubuh, yaitu menghubungkan tulang agar bagian tubuh bisa bergerak.

Namun pada faktanya, cedera dan pertambahan usia bisa membuat tulang rawan aus, hingga menimbulkan reaksi yang bisa merusak sendi dan membuat radang sendi. Dengan mengetahui krusialnya fungsi persendian, tak berlebihan jika dikatakan bagian tubuh yang satu ini harus dirawat dan dijaga kesehatannya agar selalu berfungsi dengan baik. Sebagai caranya, bisa dengan melakukan sejumlah langkah berikut:

Menjaga Berat Badan Ideal


Pada dasarnya kelebihan berat badan akan memberikan tekanan ekstra di persendian melebihi kapasitas normalnya. Hal itu dapat menyebabkan persendian menjadi lemah dan rusak, khususnya pada persendian yang menahan berat badan seperti punggung, pinggul, dan lutut. Cara penanganan yang tepat ialah dengan menurunkan berat badan. Sehingga bisa mengurangi tekanan di berbagai persendian tersebut dan membantu mencegah cedera sendi.

Banyak bergerak, tapi jangan berlebihan


Ketika Anda kurang bergerak maka sendi akan menjadi kaku. Dengan begitu, banyak gerak dan rutin oklahraga bisa membantu menjaga otot-otot di sekitar sendi tetap kuat dan berfungsi dengan baik. Akan tetapi, ada yang harus diperhatikan ketika Anda berolahraga, yaitu:
  • Memakai alat pelindung (helm, bantalan lutut, siku, pergelangan tangan). Ini dilakukan agar sendi terhindar dari cedera atau luka. Pelindung pada siku, tangan, dan pergelangan tangan juga bisa mengurangi hentakan sendi ketika berakivitas. Anda bisa menggunakan alat pelindung ketika bersepeda, mengendarai motor, memakai sepatu roda, dan berbagai aktivitas berisiko lainnya. Luka ringan atau cedera serius dapat merusak tulang rawan di persendian, hingga menyebabkan masalah jangka panjang.
  • Pemanasan dan peregangan sebelum olahraga. Hal ini dapat memperlancar aliran darah ke seluruh tubuh dan persendian serta melemaskan gerakan sendi sehingga mencegah sendi terkikis, sekaligus mencegah kram otot.
  • Jangan berlebihan. Dengan terlalu sering / berolahraga terlalu berat justru bisa merusak persendian.

Menjaga Postur Tubuh yang Baik


Biasakan untuk duduk, berdiri, dan berjalan secara wajar agar berat badan terbagi dengan merata dan tubuh menjadi seimbang. Selain itu, biasakan diri juga dengan postur tubuh yang baik seperti pundak sejajar, dada tegak, perut sedikit ditarik ke dalam, dan telapak kaki menghadap ke depan.

Mengangkat Benda Berat Dengan Benar


Saat mengangkat benda yang berat dengan posisi yang tidak benar bisa menimbulkan kerusakan pada persendian. Benda berat ini memberi beban ekstra di sendi, sehingga lebih rentan terhadap cedera dan kerusakan.

Adapun ketika Anda mengangkat benda berat, tekuklah lutut hingga dalam posisi jongkok. Lalu luruskan kaki untuk mengangkat benda tersebut. SSelain itu, Anda disarankan untuk tidak mengangkat benda berat dengan membungkuk atau mengangkatnya setinggi bahu.

Mengonsumsi Makanan yang Baik untuk Persendian


Berikut ini merupakan sejumlah makanan yang baik untuk kesehatan sendi, antara lain:
  • Buah-buahan dan sayuran yang kaya antioksidan seperti jeruk, delima, bluberi, ceri, blackberry, nanas, tomat, paprika, pakcoy, brokoli, dan bayam.
  • Makanan yang kaya kalsium dan vitamin D. Seperti ikan sarden atau salmon dan susu.
  • Makanan yang bisa mencegah atau mengurangi inflamasi (peradangan). Seperti kacang walnut, oatmeal, dan kunyit.

Anda disarankan untuk mengurangi makanan dan minuman yang mengandung banyak lemak, alkohol, garam, dan gula seperti bir, soda, dan daging olahan.

Suplemen Sendi


Ada banyak orang yang sering mengonsumsi suplemen sendi yang mengandung glukosamin dan kondrotin untuk menjaga kesehatan persendiannya. Suplemen ini bisa mengurangi nyeri osteoarthritis pada beberapa orang.

Melakukan penjagaan kesehatan pada persendian memangsangat penting mengingat sendi yang sehat akan memudahkan Anda untuk berjalan, berlari, berolahraga, melompat, dan melakukan aktivitas lainnya. Demikianlah informasi langkah penjagaan persendian yang bisa disampaikan. Semoga bermanfaat. 

Jenis Minuman Sebagai Pelancar Haid

Tentunya kelancaran haid adalah hal yang penting untuk perempuan. Sehingga banyak perempuan yang rutin membeli minuman yang dapat melancarkan haid, baik sebagai penghitung masa subur ataupun demi alasan kesehatan. Namun, tahukah Anda bahwa sebenarnya minuman pelancar haid ini bisa di olah sendiri di rumah? Informasi selengkapnya sebagai berikut.

Minuman Pelancar Haid


Membuat Minuman Pelancar Haid Di Rumah


haid atau menstruasi tidak lancar/tidak teratur adalah masa menstruasi yang terjadi lebih lambat, lebih cepat, atau bahkan terlambat hingga beberapa bulan. Keadaan ini bisa disebabkan oleh banyak hal seperti penggunaan alat kontrasepsi, kehamilan, pola hidup, tiroid, atau sindrom ovarium polikistik. Dalam mengatasinya tentu akan disesuaikan dengan yang menjadi penyebabnya.

Adapun terdapat olahan yang dipercaya bisa membantu wanita mengatasi masalah haid yang tidak teratur. Berikut adalah berbagai jenis bahan alami yang dapat Anda minum sebagai pelancar haid, di antaranya:

Jahe


Dengan mengonsumsi jahe dipercaya bahwa bisa membantu mengatasi haid yang terlambat. Cara mengonsumsinya ialah sebagai minuman jahe atau di campur dengan teh. Adapun minyak esensial jahe juga dipercaya bisa memperlancar aliran dan sirkulasi darah, sehingga bisa menjadikan salah satu obat untuk mengatasi otot yang lelah, menenangkan sakit otot dan mengatasi kram.

Kayu Manis


efek hangat kayu manis ternyata mempunyai peranan dalam membantu mengatur siklus haid. Dengan begitu, kayu manis juga bisa mengurangi nyeri kram saat haid. Adapun dengan kandungan hydroxychalcone yang terdapat di dalamnya, kayu manis juga diperkirakan bisa membantu mengatur insulin di dalam tubuh. Sehingga haid bisa lebih teratur. Cara penyajiannya ialah Anda bisa memasukkan setengah sendok teh kayu manis bubuk ke dalam segelas susu. Selain itu, Anda bisa juga mencampurkan kayu manis ke dalam minuman teh sebagai minuman untuk melancarkan haid.

Kunyit


kunyit termasuk bahan alami yang juga bbisa memberikan efek hangat, sehingga bisa mengatur hormon dan menstruasi. Pada kunyit diperkirakan bisa merangsang kelancaran haid. Anda bisa mengonsumsi kunyit dengan mencampurkan bubuk kunyit dengan air atau dengan segelas susu.

Biji Wijen


Dalam biji wijen terdapat kandungan lignan yang diketahui mampu membantu mengikat hormon dan menyeimbangkan kadar hormon. Tidak hanya itu, kandungan asam lemak di dalam biji wijen juga bisa dipercaya membantu tubuh memproduksi hormon. Cara mendapatkan manfaatnya, Anda dapat langsung memakannya atau menghancurkannya terlebih dahulu hingga menjadi bubuk. Adapun sebelum menyantap wijen, Anda bisa memanggangnya terlebih dahulu untuk cita rasa yang lebih nikmat.

Info kesehatan lainnya dapat Anda kunjungi faniujangherbal.blogspot.com

Itulah informasi mengenai jenis minuman pelancar haid yang bisa dibuat sendiri di rumah. Semoga apa yang telah disampaikan ini dapat bermanfaat. Terima kasih.

Bahaya Micin Bagi Kesehatan Tubuh

Penyedap Rasa Bila Di Konsumsi Berlebih - Kembali lagi bersama situs informasi seputar kesehatan faniujangherbal.blogspot.com Pada kesempatan ini, kami akan berbagi informasi mengenai bahaya micin atau  penyedap rasa apabila di konsumsi secara berlebih. Berikut selengkapnya.

Bahaya Micin (Penyedap Rasa) bagi Kesehatan Bila Dikonsumsi Berlebih


Micin (penyedap rasa) merupakan salah satu bumbu yang masih bersifat kontroversial terkait dengan bahaya yang akan ditimbulkannya. Dan semua pihak seharusnya setuju jika bahaya micin ini pasti ada apabila dikonsumsi dalam jumlah banyak / berlebih.

Hal ini sebagaimana bahan bumbu lainnya yang mengudang bahaya tertentu ketika dikonsumsi berlebih, micin atau yang lebih sering dikenal para ibu dengan vetsin ini juga dapat berdampak negatif bagi kesehatan saat digunakan secara berlebihan. Dan berikut inilah bahaya dari penyedap rasa ini yang perlu Anda ketahui.

Apa itu micin (vetsin)?


Micin adalah bumbu yang biasanya digunakan untuk menambah rasa kedalam masakan. Terdapat istilah lain untuk mecin yakni vetsin, monosodium glutamat (MSG), dan penyedap rasa. Adapun mecin ini sering digunakan karena dapat membuat masakan semakin gurih dan lezat.

Sejarah Perkembangan Micin


Pada awalnya micin berhasil ditemukan di Jerman. Ini karena terdapat ilmuan Jerman yang berhasil mengisolasi asam glutamat dan mengubahnya menjadi monosodium glutamate (MSG). Namun pada saat itu, MSG belum di ketahui fungsinya sebagai penyedap rasa.

Setelah puluhan tahun lamanya, seorang profesor di Jepang berhasil menemukan kunci kelezatan pada makanan Jepang yang biasa menggunakan rumput laut, Kemudian, penggunaan micin sebagai bumbu masakan pun menyebar hingga ke Indonesia. Akan tetapi, terdapat 1 hal yang penting untuk diketahui bahwa awalnya proses pembuatan micin atau monosodium glutamat berasal dari bahan alami. Seiring permintaan pasar yang tinggi, proses pembuatan MSG pun akhirnya menggunakan proses fermentasi.

Bahaya Micin atau Penyedap Rasa Untuk Kesehatan Tubuh


Jumlah asupan micin yang berlebih atau adanya sensitivitas terhadap vetsin bisa mengakibatkan bahaya sebagai berikut:

1. Munculnya gejala yang mirip Chinese Restaurant Syndrome


Salah satu bahaya micin yaitu dapat mengakibatkan sejumlah masalah yang mirip dengan gejala chinese restaurant syndrome. Adapun sejumlah gejalanya adalah di lengan, leher, dan dada yang terasa panas, otot hingga punggung terasa kaku, sakit kepala, nyeri dada, jantung berdebar, mual dan bahkan sampai muntah.

Efek dari micin ini akan terjadi terhadap orang-orang yang ternyata sensitif terhadap kandungan glutamat yang ada di dalamnya. Gejala tersebut biasanya akan terjadi setengah jam sesuadah konsumsi dan umumnya hal ini tidak berbahaya sebab akan setelah 5 jam biasanya akan hilang.

Ada baiknya, segera melakukan pemeriksaan ke dokter apabila Anda mengalami hal ini sesudah mengonsumsi makanan atau masakan tertentu yang menggunakan micin. Hal ini bertujuan agar efek dari micin tidak berkembang menjadi berbahaya.

2. Memperburuk kondisi penderita asma


Bagi penderita asma, Anda perlu hati-hati dalam menggunakan micin sebagai bumbu penyedap rasa karena bisa memperburuk keadaan kesehatan para penderita asma.

Diketahui bahwa bahaya penyedap rasa untuk penderita asma adalah terjadinya peningkatan serangan setelah mengonsumsi makanan yang mengandung MSG dalam jumlah sekitar 0,5 hingga 2,5 gram.

3. Migrain pada anak-anak dan remaja


Kontroversi yang terjadi terkait pengonsumsian micin tidak dapat dipungkiri lagi bahwa bahaya micin ini jelas bisa membuat anak-anak dan para remaja mengalami migrain.

Adapun migfrain / sakit kepala sebelah yang terjadi di kelompok usia anak-anak dan remaja ini disebabkan karena anak-anak dan para remaja merupakan kelompok usia muda yang masih mempunyai sensitivitas terhadap efek penyedap rasa.

4. Dapat memicu reaksi alergi


Dalam kasus tertentu yakni pada mereka yang sensitif dengan kandungan micin berupa monosodium glutamat dapat memicu reaksi alergi. Umumnya reaksi alergi ini akan ditandai dengan sejumlah gejala yang dapat membahayakan.

Sejumlah tanda reaksi alergi ini yaitu berupa gatal-gatal, sakit kepala, mual, dan juga muntah. Apabila hal ini terjadi maka sebaiknya Anda segera memeriksakan diri ke dokter atau mencari bantuan medis lainnya yang terdekat guna mencegah hal buruk lainnya terjadi.

Batas Aman Konsumsi Micin (MSG)


Di tahun 1970, lembaga Food and Drug Administration milik pemerintah Amerika Serikat telah menetapkan bahwa batas aman konsumsi MSG atau micin adalah sebanyak 120 mg/kg berat badan/hari.

Adapun batas ini disamakan dengan batas aman dalam konsumsi garam. Selain itu, micin tidak boleh diberikan kepada bayi dengan usia kurang dari 12 minggu. Pemberain micin pun sangat perlu diperhatikan khususnya pada anak-anak, remaja, dan penderita asma serta penderita penyakit tertentu lainnya.

Tidak hanya itu, untuk orang-orang yang intoleran glutamat ada baiknya tidak mengonsumsi masakan atau makanan yang mengandung micin apalagi jika berlebih. Konsultasikanlah dengan dokter agar dapat membantu Anda mendapatkan solusi paling tepat.

Sekian pembahasan mengenai bahaya micin (penyedap rasa) bagi kesehatan tubuh jika dikonsumsi berlebihan. Semoga infoormasi ini dapat memberikan manfaat untuk Anda.