Monday, April 29, 2019

Katerisasi Jantung

Faniujangherbal.blogspot.com - Katerisasi jantung merupakan prosedur yang dijalankan untuk mengetahui kondisi kesehatan jantung seseorang. Bagaimana prosesnya? Simaklah informasi berikut.

PROSES KATERISASI JANTUNG




Mungkin bagi sebagian orang katerisasi jantung ini bukan hal yang asing lagi. Prosedur ini digunakan untuk menegakkan diagnosis, dengan mengetahui kondisi kesehatan jantung, dan mengobati gangguan pada sistem kardiovaskular. Adapun proses ini akan dimulai dengan memasukan tabung tipis berlubang yang sering di sebut dengan kateter ke dalam pembuluh darah besar yang mengarah ke jantung.

Inilah Prosedur Katerisasi Jantung


Selama dilakukan proses katerisasi jantung, biasanya seseorang akan tetap terjaga, tapi juga tetap diberikan obat agar keadaannya rileks. Dokter akan memasukkan kateter ke pembuluh darah besar yang ada pada selangkangan, leher, atau lengan untuk menuju ke jantung. Kateter dimasukkan bersama dengan kawat penuntun yang nantinya akan dikeluarkan kembali, Sesudah kawat dikeluarkan maka akan dimasukkan zat pewarna kontras dalam kateter. Monitor akan merekam keadaan jantung yang terlihat dari jalannya zat pewarna kontras di pembuluh darah.

Dengan menggunakan prosedur ini, maka dokter bisa melakukan penegakkan diagnosa. Prosedur ini minim resiko komplikasi. Selain itu, waktu pemulihannya juga cepat.

Hal yang diketahui dari prosedur katerisasi jantung


Katerisasi jantung ini dilakukan untuk melihat keadaan pada jantung atau sebagai langkah untuk memperbaiki masalah jantung yang telah diketahui oleh dokter. Apabila prosedur katerisasi jantung dijalankan untuk penegakan diagnosa, berikut merupakan sejumlah kegunaan dari katerisasi jantung:
  • Mengetahui apabila ada penyempitan atau penyumbatan di pembuluh darah yang bisa menyebabkan nyeri dada (angiogram).
  • Mengevaluasi kemampuan jantung dalam memompa darah.
  • Mengukur tekanan dan kadar oksigen di berbagai bagian jantung.
  • Mendiagnosa adanya cacat jantung sejak lahir
  • Mengambil sampel jaringan dari jantung (biopsy)
  • Serta mengetahui kemungkinan adanya masalah dengan katup jantung.


Resiko Katerisasi Jantung


Setiap prosedur atau tindakan mempunyai sejumlah resiko yang mungkin bisa terjadi, termasuk pada keterisasi jantung dan pembuluh darah. Berikut merupakan sejumlah komplikasi yang munkin bisa terjadi, di antaranya:
  • Mengalami pendarahan.
  • Adanya memar.
  • Serangan jantung.
  • Serangan stroke.
  • Reaksi alergi terhadap pewarna dan obat.
  • Kerusakan pada pembuluh darah arteri tempat masuknya kateter sehingga diperlukan tindakan tambahan.
  • Sobek pada jaringan jantung atau pembuluh darah arteri.
  • Terjadi infeksi.
  • Penggumpalan darah.
  • Kerusakan ginjal.


Ketika seseorang membutuhkan katerisasi jantung, dokter akan menginformasikan prosedurnya dan sejumlah tindakan yang harus dituruti sebelum prosedur dilakukan.

Itulah pembahasan mengenai katerisasi jantung. Semoga apa yang telah kami sampaikan ini dapat bermanfaat bagi kesehatannya.

No comments:

Post a Comment