Wednesday, April 24, 2019

Seberapa Seringkah Harus Mencuci Rambut?

Faniujangherbal.blogspot.com - Memang, tidak terdapat peratran secara paten dalam frekuensi mencuci rambut. Akan tetapi, diketahui frekuensi mencuci rambut ini akan bergantung pada jenis rambut, tingkat produksi minyak, serta aktifitas sehari-hari untuk mencuci rambut. Berikut ini kami akan memberikan tips sehat mencuci rambut.

Seberapa Seringkah Harus Mencuci Rambut?



Ada sejumlah teori yang beredar di masyarakat seperti lebih sering mencuci rambut dapat menyehatkan rambut, namun ada juga yang menyatakan dapat merusak rambut. Adapun ternyata menurut para ahli, belum ada jawaban yang pasti mengenai frekuensi mencuci rambut yang tepat untuk menjaga kesehatan rambut.

Apakah minyak pada rambut merugikan?


Rambut berminyak bisa menyebabkan terjadinya sebum atau minyak pada kulit kepala. Dengan mencuci rambut dipercaya bisa mengurangi minyak pada rambut, akan tetapi rambut yang kehilangan minyak secara keseluruhan bisa menyebabkan rambut mengalami kasar, kusam,dan susah untuk di atur.

Lalu, Apa sajakah yang mempengaruhi frekuensi mencuci rambut?


Ada sejumlah faktor yang bisa meningkatkan frekuensi untuk mencuci rambut:

  • Minyak

Minyak merupakan penyebab terbesar terjadinya rambut yang kotor. Jumlah minyak yang di hasilkan akan bergantung dengan usia, genetka, jenis kelamin, danjuga lingkungan.Umumnya jumlah minyak yang banyak dialami oleh remaja atau orang dewasa yang berusia 20-30 tahun. Tetapi seiring bertambahnya usia maka banyak minyak yang dihasilkan pada kulit kepala menjadi menurun. Biasanya orang yang menghasilkan minyak berlebih pada kulit kepalanya perlu untuk mencuci rambut setiap hari. Sementara pada orang yang menghasilakan minyak dalam jumlah kecil cukup mencuci rambut setiap beberapa hari.

  • Jenis Rambut

Jenis rambut yang lurus dan tipis perlu dicuci lebih sering dari pada rambut yang keriting atau bergelombang. Hal ini karena rambut yang lurus akan mudah dilapisi sebum atau ketombe dan terlihat berminyak lebih cepat. Sedangkan, rambut yang keriting membutuhkan kelembapan lebih agar tetap lembut dan mencegah keriting.

  • Keringat
Jumlah keringat yang dihasilkan oleh tubuh karena aktivitas bisa menjadi faktor untuk menentukan frekuensi mencuci rambut. Adapun keringat bisa menyebabkan adanya sebum pada rambut, terlihat kotor, hingga bahkan bisa menimbulkan bau yang kurang sedap.

  • Lingkungan

Lingkungan yang kotor sehingga banyak debu yang bisa menempel pada rambut akan menyebabkan rambut kotor serta kusam.

  • Produk Untuk Pengatur Rambut

Produk pengatur rambut bisa menumpuk di rambut dan kulit kepala sehingga bisa menyebabkan iritasi dan kerusakan. Dengan begitu, penggunaan produk yang sering atau berat bisa meningkatkan frekuensi kebutuhan untuk mencuci rambut.

Sebenarnya bagaimana sih cara kerja shampo?

Shampo akan bekerja dengan menghilangkan minyak, kotoran, dan juga sisa produk pengatur rambut. Adapun orang yang mempunyai produksi minyak normal tidak perlu mencuci rambut setiap hari karena minyak rambut yang hilang bisa meningkatkan resiko kerusakan rambut.

Sekian pembahasan mengenai seberapa sering kita mencuci rambut agar rambut kita bisa terjaga kesehatannya. Semoga apa yang telah kami sampaikan ini dapat bermanfaat bagi Anda.

No comments:

Post a Comment