Wednesday, April 24, 2019

Mitos Dan Fakta Kafein

Mitos Dan fakta kafein Yang Sering Kali Menjadi Perdebatan - faniujangherbal.blogspot.com - Terdapat sejumlah teori mengenai kafein yang salah namun di percayai oleh masyarakat. Simak informasi lengkapnya berikut ini.

INILAH MITOS DAN FAKTA KAFEIN




Kafein dapat bersumberdari kopi, teh, dan biji kakao. Adapun kandungan kafein yang terdapat di dalamnya tentu bervariasi.

Kandungan kafein berkisar 160 mg dalam sejumlah minuman berenergi. Kafein juga terkandung di sejumlah penghilang rasa nyeri, obat flu, dan pil diet. Dosis penggunaan kafein pada obat adalah berkisar 16-200 mg. Dankafein sebagai obat mempunyai khasiat untuk menghilangkan rasa sakit ringan dan membantu meningkatkan keefektifan rasa sakit lainnya.

Berikut adalah sejumlah mitos dan fakta dari kafein:

1. Kafein dapat menyebabkan ketergantungan


Faktanya : Kafein merupakan stimulan bagi sistem saraf pusat dan penggunaan kafein secara teratur bisa menyebabkan ketergantungan. Tetapi, tidak menyebabkan terganggunya kesehatan fisik, kehidupan sosial, atau ekonomi seperti obat-obatan adiktif lainnya. Mengonsumsi kopi secara tiba-tiba biasanya bisa menimbulakan gejala ketegantungan selama satu hari atau lebih. Kondisi ini kemungkinan besar bisa terjadi apabila seseorang mengkonsumsi kopi lebih dari satu gelas dalam sehari.

Adapun gejala ketergantungan yang bisa dirasakan saat berhenti  konsumsi kafein ialah:
  • Sakit kepala
  • Mengalami kegelisahan
  • Mengalami kelelahan
  • Memiliki sifat cepat marah
  • Mengalami kesulitan berkonsentrasi
  • Kondisi emosional seperti tertekan


2. Kafein dapat menyebabkan insomnia


Faktanya : Tubuh bisa dengan cepat menyerap kafein, namun juga bisa menghilangkan dengan cepat. Kafein di metabolisme melalui hati, dan di butuhkan sekitar 5-7 jam untuk menghilangkan separuh kafein dari tubuh. Umumnya mengkonsumsi kafein di pagi hari tidak bisa mengganggu tidur malam hari. Dengan begitu, konsumsi kafein 6 jam sebelum tidur untuk mencegah terjadinya insomnia. Adapun seseorang yang lebih sensitif dengan kafein tidak hanya akan mengalami insomnia namun juga efek samping lain kafein seperti kegugupan dan gangguan gastrointestinal.

3. Kafein dapat meningkatkan resiko osteoporosis, gangguan jantung, dan kanker


Faktanya : Dengan mengkonsumsi kopi rata-rata sebanyak 300mg atau 3 cangkir kopi tidak akan membahayakan orang dewasa yang sehat. Namun sejumlah orang mungkin lebih rentan terhadap efek samping dari kafein ini.

4. Kafein bagi wanita yang sedang program hamil

Faktanya : Sejumlah penelitian menunjukan bahwa mengkonsumsi kopi dalam jumlah yang rendah (secangkir kopi per hari atau tidak lebih dari 200mg per hari) tidak mempengaruhi beberapa hal seperti:
  • Keguguran 
  • Kesulitan hamil
  • Cacat lahir
  • Kelahiran prematur
  • Tingkat kelahiran yang rendah


5. Kafein dapat menyebabkan dehidrasi


Faktanya : Kafein ini bisa menyebabkan sering buang air kecil. Tetapi berdasarkan penelitian kondisi tersebut tidak menunjukan kafein bisa menyebabkan dehidrasi.

6. Kafein dapat membahayakan anak-anak


Faktanya : Sejumlah anak sensitif pada kafein dengan efek samping tertentu yaitu meningkatkan kecemasan atau mudah tersinggung. Pada umumnya kafein dikonsumsi oleh anak-anak melalui minuman bersoda, minuman berenergi, atau teh manis dimana semuanya mengandung kadar gula yang tinggi. Keadaan ini bisa meningkatkan resiko terjadinya kelebihan berat badan pada anak-anak.

7. Kafein tidak memiliki manfaat bagi kesehatan


Faktanya : Kafein mempunyai sedikit manfaat kesehatan, tetapi mempunyai banyak potensial manfaat. Kafein dapat membantu meredakan sakit kepala dan asthma. Selain itu, sejumlah penelitian meninjukan bahwa kafein mampu menurunkan resiko terjadinya parkinson, gangguan hati, kanker usus, diabetes tipe 2 dan demensia.

Nah, itulah informasi mengenai mitos dan fakta kafein. Semoga apa yang telah kami sampaikan ini dapat bermanfaat.

No comments:

Post a Comment